by

Maryland Akan Jadi Negara Bagian Pertama Pelarang Styrofoam

-FOOD-187 views

LiputanViral – Setelah masalah sampah plastik dan berbagai gerakan pelarangan plastik digalakkan, kini masyarakat mulai memerangi sampah styrofoam.

Badan legislatif Maryland sudah menyetujui rancangan undang-undang untuk melarang polystyrene. Polystyrene umumnya dikenal sebagai gelas plastik, gelas, dan wadah makanan.

Kelompok lingkungan dan pertahanan sumber daya alam mengungkapkan, jika Gubernur Maryland menyetujui rancangan undang-undang ini, maka Maryland akan sah menjadi wilayah pertama yang melarang penggunaan styrofoam dan polystyrene.

“Plastik sekali pakai mengotori lautan, teluk, dan lingkungan,” kata delegasi Demokrat pendukung utama RUU Brooke Lierman, dikutip dari LiputanViral.

Dia mengatakan bahwa melarang produk styrofoam ini adalah langkah pertama untuk mengekang ketergantungan masyarakat pada paslik sekali pakai.

“Kita perlu mengambil langkah dramatis untuk mulai membendung penggunaan dan ketergantungan kita pada plastik sekali pakai. Untuk menjadikan planet ini sebagai planet yang penuh dengan satwa luar dan ruang hijau untuk generasi masa depan.”

Hanya saja sampai saat ini belum jelas apakah Gubernur Maryland Larry Hogan akan menandatangani RUU tersebut.

Juru bicara gubernur mengatakan bahwa Hogan selalu bersedia untuk mempertimbangan setiap undang-undang yang ‘sampai’ di mejanya.

Jika secara lingkungan, gerakan ini mungkin dianggap baik. Namun Cailey Locklair Tolle, Presiden Asosiasi Pengecer di Maryland mengatakan bahwa undang-undang seperti itu bisa merugikan bisnis.

“Bukan cuma biaya restoran yang naik, tapi juga biaya yang harus dibayar konsumen, tapi juga biaya akan meningkat terkait pemberian tip (berdasarkan berat) di tempat pembuangan sampah,” katanya.

Suara Tolle didukung oleh American Chemistry Council, asosiasi perdagangan produsen bahan kimia.

“Pengemasan dan wadah busa polustyrene (styrofoam) memberikan pemilik bisnis dan konsumen pilihan yang lebih murah dan ideal untuk melindungai makanan dan mencegah lpaparan makanan, terutama saat digunakan untuk layanan makanan.”

Comment

Leave a Reply

News Feed