by

Geopark Belitong Diusulkan Menjadi UNESCO Global Geopark

-TRAVEL-46 views

LiputanViral – Pulau Belitung selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang menyajikan beragam pantai serta bebatuan nan indah. Namun, di balik keindahan yang disajikan oleh Pulau Belitung, nyatanya belum cukup mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk berlibur ke Pulau Laskar Pelangi tersebut.

Melihat hal ini, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung bersinergi untuk membuat Pulau Belitung sebagai UNESCO Global Geopark. Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata I Kementerian Pariwisata, menuturkan bahwa sebagai salah satu dari 10 Destinasi Baru, Belitung menjadi fokus utama untuk mengembangkan pariwisata Nasional.

“Geopark Belitong sudah menjadi geopark Nasional, tapi untuk wisatawan luar negeri masih belum banyak yang datang. Untuk itu, salah satu cara menarik wisatawan luar negeri untuk datang ke Pulau Belitung, dengan membuat Geopark Belitong menjadi UGG,” ujar Lokot, ketika berbincang dengan LiputanViral di Grand Hatika Hotel, Pulau Belitung, Selasa (9/4).

Tak hanya mendatangkan wisatawan, Pulau Belitung diusulkan menjadi Geopark Global karena memiliki beberapa keunikan. Misalnya saja ujung jalur timah (granit) Semenanjung Malaya yang berumur Parmo-Trias (321-275 tahun) dan merupakan hasil magmatisme yang berhubungan dengan subduksi, dan tersingkapnya batuan metasedimen Parmo-Karbon yang berumur 250-350 juta tahun.

“Pulau Belitung memiliki keunikan sejarah pertambangan timah tua di Indonesia dan TOR Granit. Terdapat juga batu tektit (satam) yang terbentuk akibat tabrakan antara meteor dengan batuan di Bumi,” tutur Lokot.

Geopark Belitong sendiri memiliki 17 geosite yang ditawarkan. Beberapa geosite tersebut antara lain Nam Salu Open Pit, Batu Pulas, Pantai Burung Mandi, Bukit Peramun, Pulau Burung, Danau Kaolin, Juru Seberang, hingga Pantai Tanjung Kelayang.

Nantinya, dari 17 geosite, hanya sekitar tujuh geosite yang akan ditunjukkan oleh tim assesor UNESCO. Tim ini akan menilai kelayakan Geopark Belitong menjadi UGG pada Juli 2018.

“Tim assesor direncanakan akan ke Pulau Belitung pada Juli 2019. Kami berharap di 2020, Pulau Belitung sudah bisa ditetapkan sebagai geopark global dan menjadi anggota UGG,” ujar Dyah Erawaty, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Belitong.

Sementara itu, untuk mewujudkan Geopark Belitong menjadi geopark global, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh Badan Pengelola Geopark Belitong. Misalnya seperti pembuatan ornamen geopark di Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin, pembuatan welcome sign Geopark Belitong, pembuatan video geopark, pembuatan pintu gerbang selamat datang di geosite, pencetakan buku “Geopark, “Geo Diversity”, dan “Bio Diversity”.

“Kita sedang menyiapkan semuanya dan sudah 80 persen. Mudah-mudahan di Juli sudah beres semuanya,” pungkas Dyah.

Comment

Leave a Reply

News Feed